Dulu, editing video identik dengan laptop besar dan software berat. Tapi sekarang, banyak kreator konten lebih memilih tablet: praktis, ringan, layar sentuh, dan bisa dipakai di mana saja.
Apalagi dengan adanya dukungan stylus, proses trimming, masking, hingga color grading terasa jauh lebih presisi.
Buat kamu yang sering ngedit untuk kebutuhan Reels, TikTok, YouTube Shorts, atau bahkan video panjang, tablet bisa jadi “senjata” yang simpel tapi powerful.
Kabar baiknya, dengan budget mulai Rp5 jutaan, sudah ada beberapa tablet yang punya:
- Prosesor kelas menengah atas
- Layar tajam dan responsif
- Dukungan stylus untuk editing detail
- Baterai tahan lama untuk sesi ngedit berjam-jam
Nah, biar nggak bingung, berikut 5 tablet terbaik untuk editing video yang ringkas, bertenaga, dan cocok banget buat kreator konten.
1. Samsung Galaxy Tab S9 FE Plus – Layar Luas & S-Pen Super Nyaman

Kalau kamu tipe kreator yang butuh ruang kerja lega, Samsung Galaxy Tab S9 FE Plus bakal terasa ideal.
Layar Lega untuk Timeline dan Multitasking
Tablet ini dibekali layar 12,4 inci berpanel LCD dengan refresh rate 90Hz. Ukuran layar yang besar ini bikin:
- Timeline video di LumaFusion, CapCut, atau VN lebih leluasa
- Editing detail seperti trimming, layering, dan penempatan teks jadi lebih nyaman
- Multitasking (preview + timeline + layer efek) terasa lebih rapi
Buat kamu yang suka kerja dengan banyak layer dan detail kecil, layar lega ini benar-benar membantu.
Performa & Stylus untuk Kerja Serius
Di sektor performa, Galaxy Tab S9 FE Plus mengandalkan chipset Exynos 1380, yang cukup andal untuk:
- Editing video resolusi tinggi
- Render dan export tanpa lag yang terlalu mengganggu
- Multitasking sambil buka beberapa aplikasi lain
Keunggulan terbesar ada di S-Pen bawaan:
- Latensi rendah, responsif, dan nyaman dipakai
- Cocok untuk trimming frame demi frame
- Enak buat menandai bagian yang perlu koreksi atau menambahkan elemen visual langsung di layar
Ditambah speaker stereo AKG dan sertifikasi IP68 (tahan air dan debu), Galaxy Tab S9 FE Plus siap dipakai di berbagai kondisi, termasuk kerja outdoor di kafe atau lokasi shooting.
Kisaran harga: mulai Rp8 jutaan
Cocok untuk: kreator yang butuh layar besar, S-Pen, dan ekosistem Samsung.
2. Xiaomi Pad 6 – Performa Tinggi dengan Harga Ramah
Buat kamu yang pengin tablet kencang tapi tetap ramah di kantong, Xiaomi Pad 6 wajib masuk shortlist.
Chipset Kencang untuk Editing Serius
Tablet ini dibekali Snapdragon 870, salah satu prosesor favorit di kelas menengah atas karena:
- Stabil untuk editing dan rendering video
- Mampu menangani project dengan banyak layer
- Jarang terasa gampang panas berlebihan di penggunaan wajar
Render video full HD atau 4K di aplikasi editing populer pun masih terasa nyaman.
Layar 144Hz yang Super Mulus
Layar 11 inci dengan refresh rate 144Hz bikin gerakan di timeline terasa sangat halus:
- Scrubbing timeline lebih responsif
- Animasi transisi dan efek terlihat jelas
- Nyaman untuk editing visual yang butuh akurasi per frame
Desain bodinya menggunakan aluminium ramping dan ringan, jadi tetap enak dibawa ke mana-mana.
Dukungan Xiaomi Smart Pen membuat proses:
- Menggambar mask
- Menulis catatan
- Menata elemen visual
jadi jauh lebih rapi dan presisi.
Baterainya juga besar dan didukung pengisian cepat, jadi bisa diajak kerja lama tanpa harus bolak-balik cari colokan.
Kisaran harga: mulai Rp5,5 jutaan
Cocok untuk: kreator yang butuh performa tinggi dengan harga yang masih bersahabat.
3. Huawei MatePad 11.5S – Warna Akurat & Kecepatan Tinggi

Kalau kamu peduli banget dengan akurasI warna buat color grading, Huawei MatePad 11.5S adalah salah satu pilihan menarik.
Performa Andal dengan Kirin 9000W
Ditenagai chipset Kirin 9000W, tablet ini:
- Kuat menjalankan aplikasi editing berat
- Stabil untuk render berulang
- Tahan untuk sesi editing panjang
Cocok buat kamu yang mengerjakan video project serius, bukan cuma konten harian.
Layar Responsif & Presisi Warna
Layarnya punya:
- Resolusi tinggi
- Refresh rate 144Hz
- Warna yang lebih akurat dan tajam
Ini penting untuk:
- Koreksi warna
- Penyesuaian tone
- Menjaga konsistensi visual konten
M-Pencil generasi kedua juga sudah didukung, membuat editing detail terasa lebih mudah – baik untuk cut presisi, masking, maupun penambahan elemen teks dan grafis.
Speaker stereo dan baterai tahan lama menjadikannya pilihan solid untuk kerja marathon.
Kisaran harga: mulai Rp6,5 jutaan
Cocok untuk: kreator yang butuh layar berwarna akurat dan performa konsisten.
4. Lenovo Tab P11 Pro Gen 2 – Layar OLED Idaman untuk Color Grading
Kalau kamu ingin layar yang benar-benar memanjakan mata, Lenovo Tab P11 Pro Gen 2 adalah kandidat kuat.
Layar OLED 11,2 Inci yang Tajam dan Kontras
Menggunakan panel OLED 11,2 inci, tablet ini menawarkan:
- Warna sangat kaya dan hidup
- Hitam pekat dan kontras tinggi
- Sangat ideal untuk pekerjaan color grading dan koreksi warna
Buat kamu yang berkutat dengan visual dramatis, sinematik, atau konten yang mengandalkan nuansa warna, layar OLED ini benar-benar terasa beda.
Performa Cukup untuk Editing Menengah
Ditenagai MediaTek Kompanio 1300T, performanya:
- Cukup kuat untuk editing kelas menengah
- Lancar untuk editing konten sosial media
- Cocok untuk creative workflow harian
Dukungan Precision Pen 3 menjadikan proses editing:
- Cutting
- Penempatan elemen grafis
- Menggambar frame per frame
semakin nyaman.
Yang tidak kalah menarik, ada speaker JBL Quad yang menghasilkan audio kaya dan detail—berguna saat cek kualitas suara video.
Kisaran harga: mulai Rp5 jutaan
Cocok untuk: kreator yang memprioritaskan kualitas layar dan audio.
5. Google Pixel Tablet – Android Murni & Dock Multifungsi

Terakhir, ada Google Pixel Tablet, pilihan menarik untuk kamu yang suka tampilan bersih dan ekosistem Google.
Performa Tensor G2 untuk Editing Harian
Mengandalkan chipset Google Tensor G2, yang juga dipakai di seri flagship Pixel:
- Mampu menjalankan aplikasi editing ringan hingga menengah dengan lancar
- Stabil untuk trimming, layering sederhana, dan penambahan efek
- Didukung optimasi software khas Google
Layarnya berukuran 11 inci dengan resolusi tinggi, sehingga detail video terlihat jelas dan enak dipantau saat proses editing.
Dock Speaker: Tablet, Smart Display, dan Audio Station
Salah satu keunggulan unik Pixel Tablet adalah dock speaker bawaan:
- Saat dipasang, tablet berubah jadi smart display
- Bisa dipakai memantau kalender, memutar video, atau kontrol smart home
- Berguna juga untuk preview hasil edit video dengan kualitas audio yang lebih baik
Ini membuat Pixel Tablet terasa multifungsi: satu perangkat bisa jadi tablet kerja, layar pintar di rumah, dan perangkat hiburan.
Kisaran harga: bervariasi tergantung pasar dan paket penjualan
Cocok untuk: kreator yang suka ekosistem Google dan perangkat multifungsi.
Mana Tablet Terbaik untuk Editing Video?
Semua tablet di atas punya kelebihan masing-masing. Kamu bisa pilih sesuai gaya kerja dan kebutuhan:
- Butuh layar besar & stylus terbaik? Samsung Galaxy Tab S9 FE Plus
- Cari performa tinggi, harga masih ramah? Xiaomi Pad 6
- Fokus di akurasi warna dan layar responsif? Huawei MatePad 11.5S
- Ingin layar OLED sinematik & audio mantap? Lenovo Tab P11 Pro Gen 2
- Suka Android murni & dock pintar untuk di rumah/studio? Google Pixel Tablet
Dengan budget mulai dari Rp5 jutaan, kamu sudah bisa punya tablet yang cukup bertenaga untuk editing video, baik untuk konten harian maupun project serius.
Tinggal sesuaikan dengan kebutuhan, preferensi sistem operasi, dan ekosistem yang kamu pakai.







